Rabu, 09 Maret 2016

Ilmu Alamiah Dasar



Eko Safitri

12515159

Pendahuluan
Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja. Ilmu Alamiah Dasar lahir dari panca indera yang memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman. Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi. Ilmu Alamiah Dasar pun memiliki tujuan, yaitu membentuk dan menggunakan teori. 

Bab 1 Ilmu Alamiah Dasar 

Ilmu Alamiah Dasar dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan alam yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta sehingga terbentuklah konsep dan prinsip.

Bagaimana sih, alam pikiran manusia itu bisa berkembang?

Pada hakikatnya manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dimuka bumi ini meski, banyak keterbatasan fisik. Keberhasilan manusia disebabkan karena, manusia memiliki akal yang lebih baik dari pada makhluk lainnya, yang memungkinkan manusia lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Karena itu alam pikir manusia dapat berkembang dengan kemampuan berpikir dan bernalar. Akal serta nuraninya yang memungkinkan untuk selalu berbuat yang lebih baik lagi dan bijaksana untuk dirinya maupun linhkungan sekitarnya.

Bagaimana dan kenapa sih, manusia selalu berusaha memuaskan keingin tahuannya?

Rasa ingin tahu itu muncul karena, pengetahuan yang terkumpul dan semakin maju. Hal ini yang menyebabkan pengetahuan mereka dapat berkembang setiap hari. Manusia tidak akan pernah merasa puas jika belum memperoleh jawaban mengenai apa yang diamatinya dan manusia selalu mencari keterangan tentang hal-hal yang membuatnya penasaran.

Apa sih pengertian masing-masing dari mitos, legenda, cerita rakyat beserta contohnya?

Mitos adalah cerita atau dongeng yang berlatar masa lampau yang berbentuk tradisi lisan yang terbentuk di suatu masyarakat. Contohnya : Cerita Nyi Roro Kidul, Cerita Dewi Sri (Dewi Padi).

Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap sebagai sesuatu yang benar- benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering  kali dipandang sebagai  sejarah  koletif(folkstory). Contohnya : Candi Prambanan, Candi Borobudur.
 
Cerita rakyat adalah mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu  tempat atau asal usul suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa. Fungsi cerita rakyat selain sebagai hiburan juga bisa dijadikan suri tauladan terutama yang mengandung pesan-pesan pendidikan  moral. Contohnya : Timun Emas, Keong Emas, Ande-ande Lumut, Joko Kendil. 
 
Bagaimana sih, manusia itu kok bisa memperoleh pengetahuan?

Pengetahuan manusia dimulai dari rasa ingin tahu manusia itu sendiri. Rasa ingin tahu ini sudah dimiliki manusia sejak kecil. Banyak cara untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia.
Lalu ada dua pendekatan untuk memperoleh pengetahuan, yaitu: pendekatan non-ilmiah dan ilmiah.
Berikut bagian dari pendekatan non-ilmiah :
1.      Akal sehat.
2.      Intuisi adalah penilaian terhadap suatu pengetahuan yang cukup cepat dan berjalan dengan sendirinya.
3.      Prasangka.
4.      Penemuan coba-coba.
5.      Pikiran Kritis.
Lalu, pendekatan ilmiah adalah pengetahuan yang didapatkan melalui percobaan yang terstruktur dan dikontrol oleh data-data empiris.

Bagaimana sih, kok manusia begitu mudah untuk menerima mitos?

Hal ini disebabkan oleh keterbatasan-keterbatasan seperti berikut :
1. Keterbatasan pengetahuan manusia.
2. Keterbatasan manusia dalam menalarkan sesuatu.
3. Keingintahuan manusia yang telah terpenuhi untuk sementara.
4. Keterbatasan alat indera manusia.


Analisis Saya untuk Bab 1
Ilmu Alamiah Dasar menurut saya ilmu yang paling dasar dalam ilmu pengetahuan. Karena, bila kita tidak mengetahui dasar dan intinya, kita tidak dapat mengetahui langkah selanjutnya untuk menemukan ilmu lainnya. Pikiran manusia berkembang karena adanya rasa ingin tahu atau yang sering kita sebut dengan penasaran. Nah, dari rasa penasaran ini kita akan mencari tahu tentang apa yang ingin kita ketahui, sehingga kita dapat mendapatkan jawabannya. Cara untuk memperoleh pengetahuan pada jaman dahulu lebih sulit didapat ketimbang pada jaman sekarang ini. Menurut saya hal ini yang menyebabkan mengapa manusia dahulu begitu mudah menerima mitos. Karena, dijaman dahulu banyak keterbatasan yang dirasakan. Seperti keterbataan pengetahuan, teknologi, pikiran, dan lain-lain. Sedangkan sekarang sudah banyak teknologi informasi yang bermunculan yang bertujuan untuk membantu manusia menemukan jawaban, solusi, dan lain-lain.


Terimakasih Untuk,
Sumber :