Eko Safitri
12515159
Pendahuluan
Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan
prinsip-prinsip dasar yang esensial saja. Ilmu Alamiah Dasar lahir dari panca
indera yang memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu
menjadi sebuah pengalaman. Pengalaman merupakan salah satunya alasan
terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi. Ilmu
Alamiah Dasar pun memiliki tujuan, yaitu membentuk dan menggunakan teori.
Bab 1 Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan
alam yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta sehingga
terbentuklah konsep dan prinsip.
Bagaimana sih, alam
pikiran manusia itu bisa berkembang?
Pada hakikatnya manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna
dimuka bumi ini meski, banyak keterbatasan fisik. Keberhasilan manusia
disebabkan karena, manusia memiliki akal yang lebih baik dari pada makhluk
lainnya, yang memungkinkan manusia lebih mudah untuk beradaptasi dengan
lingkungan sekitarnya. Karena itu alam pikir manusia dapat berkembang dengan
kemampuan berpikir dan bernalar. Akal serta nuraninya yang memungkinkan untuk
selalu berbuat yang lebih baik lagi dan bijaksana untuk dirinya maupun
linhkungan sekitarnya.
Bagaimana dan kenapa
sih, manusia selalu berusaha memuaskan keingin tahuannya?
Rasa ingin tahu itu muncul karena, pengetahuan yang terkumpul
dan semakin maju. Hal ini yang menyebabkan pengetahuan mereka dapat berkembang
setiap hari. Manusia tidak akan pernah merasa puas jika belum memperoleh jawaban
mengenai apa yang diamatinya dan manusia selalu mencari keterangan tentang
hal-hal yang membuatnya penasaran.
Apa sih pengertian
masing-masing dari mitos, legenda, cerita rakyat beserta contohnya?
Mitos adalah cerita atau dongeng yang berlatar masa lampau
yang berbentuk tradisi lisan yang terbentuk di suatu
masyarakat. Contohnya : Cerita Nyi Roro Kidul, Cerita Dewi Sri (Dewi Padi).
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap
sebagai sesuatu yang benar- benar terjadi. Oleh
karena itu, legenda sering kali dipandang sebagai sejarah
koletif(folkstory). Contohnya : Candi Prambanan, Candi Borobudur.
Cerita rakyat adalah mengisahkan tentang suatu
kejadian di suatu tempat atau asal usul suatu tempat. Tokoh-tokoh yang
dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang,
manusia maupun dewa. Fungsi cerita rakyat selain sebagai hiburan juga bisa
dijadikan suri tauladan terutama yang mengandung pesan-pesan pendidikan
moral. Contohnya : Timun Emas, Keong Emas, Ande-ande Lumut, Joko Kendil.
Bagaimana
sih, manusia itu kok bisa memperoleh pengetahuan?
Pengetahuan manusia dimulai dari
rasa ingin tahu manusia itu sendiri. Rasa ingin tahu ini sudah dimiliki manusia
sejak kecil. Banyak cara untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia.
Lalu ada dua pendekatan untuk
memperoleh pengetahuan, yaitu: pendekatan non-ilmiah dan ilmiah.
Berikut bagian dari pendekatan
non-ilmiah :
1.
Akal sehat.
2.
Intuisi adalah penilaian terhadap
suatu pengetahuan yang cukup cepat dan berjalan dengan sendirinya.
3.
Prasangka.
4.
Penemuan coba-coba.
5.
Pikiran Kritis.
Lalu, pendekatan ilmiah adalah
pengetahuan yang didapatkan melalui percobaan yang terstruktur dan dikontrol
oleh data-data empiris.
Bagaimana sih, kok manusia begitu mudah untuk menerima mitos?
Hal ini disebabkan oleh keterbatasan-keterbatasan
seperti berikut :
1. Keterbatasan pengetahuan manusia.
2. Keterbatasan manusia dalam menalarkan sesuatu.
3. Keingintahuan manusia yang telah terpenuhi untuk
sementara.
4. Keterbatasan alat indera manusia.
Analisis Saya untuk Bab 1
Ilmu Alamiah Dasar menurut saya ilmu
yang paling dasar dalam ilmu pengetahuan. Karena, bila kita tidak mengetahui
dasar dan intinya, kita tidak dapat mengetahui langkah selanjutnya untuk
menemukan ilmu lainnya. Pikiran manusia berkembang karena adanya rasa ingin
tahu atau yang sering kita sebut dengan penasaran. Nah, dari rasa penasaran ini
kita akan mencari tahu tentang apa yang ingin kita ketahui, sehingga kita dapat
mendapatkan jawabannya. Cara untuk memperoleh pengetahuan pada jaman dahulu
lebih sulit didapat ketimbang pada jaman sekarang ini. Menurut saya hal ini yang
menyebabkan mengapa manusia dahulu begitu mudah menerima mitos. Karena, dijaman
dahulu banyak keterbatasan yang dirasakan. Seperti keterbataan pengetahuan,
teknologi, pikiran, dan lain-lain. Sedangkan sekarang sudah banyak teknologi
informasi yang bermunculan yang bertujuan untuk membantu manusia menemukan
jawaban, solusi, dan lain-lain.
Terimakasih Untuk,
Sumber :